Monday, January 9, 2012

Cianjur.....unexpected journey




Kembali mobil 'sejuta umat' menemani perjalanan ku hari ini. Tapi, bukan perjalanan seperti biasa yang sering ku lakukan. Kali ini Cianjur adalah tempat tujuanku bersama teman2 ku yang lainnya. Pukul 7 malam tepat, kami berada dalam sesakan orang-orang yang berusaha berebut oksigen dan mencari posisi mereka senyaman mungkin. Desahan, gerutu, bahkan mungkin caci maki di dalam hati mereka di ekspresikan di dalam mobil itu. Meski dalam keadaan seperti itu, kesan menarik selalu ada dalam diriku tentang mobil 'sejuta umat'. Sikap seluruh penumpang yang unik, muka kesal para penumpang, keluh kesah si kondektur, ekspresi unik dari seluruh penumpang yang tertidur *hehe... maaf bukan maksud untuk membicarakan.
Bahkan seorang pengamen yang menambah warna mobil 'sejuta umat' dan menjadi daya tarik sendiri bagiku.
Beralih dari mobil 'sejuta umat'. Sekitar pukul 8 kami turun dari mobil 'sejuta umat' itu. Perjalanan di lanjutkan dengan angkot menuju Cilengsi. Gak pernah ngebayangin sebelumnya,, malam-malam berkeliaran di terminal. Tapi seru seh,,, kayak ngebolang gimana gitu hehe.
Cukup lama menempuh perjalanan dengan angkot. Setelah turun dari angkot, waktu menunjukan pukul 10 malam. Badan letih dan capek. Tapi, perjalanan belum berhenti sampai disitu. Perjalanan masih berlanjut sekitar 1 jam lebih lagi. Itu pun kalau lancar. And, there is other thing which I have never thought before. 

"What??? naik mobil sejenis elf," batinku. "It's unpredictable before, but it's amazing". Sedikit was-was memikirkan perjalanan saat itu. Membayangkan perjalanan yang akan ditempuh selama 1 jam lebih di dalam sebuaH mobil yang tak terlalu besar dan duduk paling belakang,, hufftt.... menyesakkan. Keadaan gelap karena waktu menunjukan pukul 10 lebih, ditambah keadaan sekitar jalan di kelilingi pepohonan dan hutan. Hmm... layak'y sekumpulan pengungsi yang akan di evakuasi dari sebuah desa terpencil menuju kota. Atau sekumpulan rakyat yang tengah melarikan diri dari sekelompok penjajah *hehe lebey

Pukul 11 malam, akhirnya perjalanan berakhir. Kami sampai di tempat tujuan. Yah rumah sahabat Handi tujuan perjalanan kami kali ini.

 RUMAH SAHABAT HANDI

Rasanya semua lelah dan beban hilang semua setelah melihat makanan yang di sajikan tuan rumah. Maklumlah kami adalah para petualang yang tengah kelaparan  hehe. 

Keesokan harinya, kami tak menyia2kan kesempatan untuk berkeliling di daerah Cianjur. Cuaca sangat mendukung.





Melihat keindahan alam sekitar membuat kami tertegun. Ketika mata kami terpaku ke sebuah bukit yang cukup tinggi, keinginan untuk mendaki pun muncul.











 Sebelum mendaki bukit, kami terutama Shoffie, Rini, Nur'aini, Diah, Iyos melakukan penelitian untuk menyelasaikan tugasnya. Karena Cianjur terkenal dengan Sale pisang dan kebetulan di daerah itu ada pabrik sale dan keripik pisang, maka mereka mendatangi tempat pembuatan sale itu.

 Perkenalkan ini adalah salah seorang penjual pisang di daerah sana hehe*peace ah

  Akhir'y jam 10 pagi kami mendaki bukit itu bersama sahabat Handi hhee.
 Awal perjalanan menuju bukit melalui pematang sawah.

Tanjakan pertama yang kami lalui. Itu tak seberapa di banding tanjakan2 selanjutnya yang kami hadapi membuat kami jatuh bangun untuk menaklukannya *ahahay lebey lagi. Yang jelas bukan jatuh bangun tapi ngesot-ngesot untuk melaluinya hehe


Akhirnya sampai juga di puncak bukit yang sebenrnya belum puncaknya seh " kata sahabat Handi". Tapi udara semakin dingin dan kami bisa melihat lingkungan sekitar dengan sangat jelas dari situ.





 Akhirnya kami mencoba untuk mencapai puncak'y. Tapi karena beberapa keadaan sekitar tidak mendukung ditambah cuaca semakin mendung, akhirnya kami putuskan untuk kembali. Hemm... sayang banget,,,:(

Dalam perjalanan pulang, kami melihat sebatang pohon kelapa. Bukan kami yang mau, tapi sahabat yang menawarkan dirinya untuk mengambil buah kelapa muda itu. Karena kami bukan orang yang suka menolak rezeki,, tanpa basa basi kata "iya" lansung terlontar dari mulut Diah hahahaha


Kegiatan esok harinya adalah memetik buah mentimun. Woooooww, it's amazing moment bagi orang2 yang norak. Yang gak tau pohon mentimum kayak gimana. *hihihihi jangan tersinggung yah bagi saudari Shoffie Afrianur, Nur'ani and Diah Yuniardi.
Awalnya hari itu adalah hari terakhir kami di Cianjur. Karena kecintaan kami terhadap daerah Cianjur, alhasil kepulangan kami postpone ke Ciputat. *meskipun harus terjadi perselisihan yang amat snagat sengit sampai ada korban jiwa *perasaan* ah lebey lagi hehe

Hari itu kami isi dengan acara makan bersama *babacakan, ngaliweut euy hehe*. Yang paling buat mereka seneng terutama bagi saudari Shoffie afrianur, Nur'ani, and Diah Yuniardi adalah memetik sayuran and memetik buah mentimun...hehehe norak banget yah. Sebenarnya masih banyak kenorakan yang mereka lakukan,, tapi sudah lah biarkan itu menjadi kenangan tersendiri buat mereka hehehe




 Ini adalah photo2 kami sebelum kembali ke Ciputat. Yupz... ini adalah hari terakhir liburan plus penelitian di Cianjur. It's amazing n great moment.






CIANJUR IS UNPREDICTABLE PLACE AND IT IS UNEXPECTED JOURNEY
but it is an 
AMAZING MOMENT








Wednesday, December 7, 2011

Unlucky Day

        Hidup itu sulit di prediksi. Apa yang akan terjadi pada kita hari ini, menyenangkan atau mengecewakan??!! kita tidak pernah tahu. Kita hanya bisa berharap dan berusaha agar setiap peristiwa yang terjadi setiap harinya itu menyenangkan. Jika harapan tidak datang sesuai keinginan, mau senang atau tidak, kita tetap harus menjalani hidup kita saat itu. Jika kita menghadapi setiap masalah dengan bijak dan hati tenang, tidak akan ada wajah-wajah muram dan kusut setiap harinya.
*ummm...... nasehat buat sendiri lgi neh heee

hmmm...selasa 6 desember 2011,,,kembali adrenalin berpacu dengan cepat. Extensive reading yang selalu mewarnai mahasiswa-mahasiswi PBI semester 5, mengadakan UAS putaran terakhir untuk kelas 5B. Entah beruntung atau malah buntung, hari itu giliranku presentasi reading. Awalnya seh berpikir hari itu adalah sebuah keberuntungan karena akan presentasi reading dan dosennya udah ngasih tau materi yang di presentasikan adalah Textbook. Woooowww.... itu merupakan sebuah keberuntungan karena presentasi sebelumnya gak pernah dikasih tau materi apa yang akan di presentasikan. Persiapan semaleman pun dilakukan berharap akan melakukan yang terbaik untuk UAS. Setelah menunggu putaran pertama berakhir, nama ku pun di panggil. Unfortunately, setelah di panggil,,, kalimat yang terlontar dari mulut dosen bagai sambaran petir di siang bolong, "gak fair yah law yang gak kebagian presentasi novel. Jadi sekarang presentasi novel". What??????? rasanya pengen teriak, marah, berontak, lariiiiiiiiiiiiiiiiiiiii keluar dari kelas. 
*lebey bgt gak seh. Gak ah.... emg kayak gitu kok hehe
Mau gak mau akhirnya maju juga,, dengan muka pucat, panik, bingung harus presentasi apa. Coz gak prepare sama sekali. Modal nekat dan catatan yang di pegang akhirnya presentasi pun berjalan............ *Ancur..... hah,,,,tamatlah UAS kali ini gak sesuai harapan. Selalu terjadi seperti itu.
Wajah-wajah iba atau gak ngerti dengan alur cerita novel yang ku ceritakan tersirat dengan jelas dari seluruh teman-teman di kelas...hiks...

Yah... apapun yang terjadi, semoga nilai'y bagus deh. Gak ancur kayak presentasi'y.

Dari kejadian itu ada satu pelajaran yang dapat di ambil. Prepare everything when you are going to do something.

Tuesday, August 9, 2011

Out Bond

Kegiatan-kegiatan di IRMAFA satu per satu telah berjalan. Minggu 07 Agustus 2011, puasa hari ke-7 dalam bulan ramadhan adalah puncak acara SanRam (Pesantren Ramadhan) yang telah di laksanakan sejak hari jum'at siang. Puncak acara SanRam di isi dengan Outbond ke Situ Gintung.
Awal'y males bgt ikut outbond bulan puasa, pasti capek bgt. Tapi setelah melihat antusias peserta SanRam, akhir'y seluruh panitia memutuskan untuk bergabung dengan peserta SanRam lain'y mengikuti kegiatan Outbond itu. Melihat antusias para peserta SanRam serta panitia, Kak Oki sebagai pemandu kegiatan outbond merasa salute atas semangat peserta SanRam dan panitia.
Kegiatan outbond berjalan dengan lancar, seruuuuuuuuuuu abiiiiiiiiiiiiiiiiiieeeeeeeeezzzzz. Games yang di berikan Kak Oki asyik bgt. Games'y ringan dan mudah tapi kalau gak serius main'y bisa kalah juga. Games yang sngat membutuhkan kesabaran dan kekompakan, serta harus mengetahui taktik untuk memainkan game tersebut.
Outbond itu merupakan penutup acara yang amat berkesan di hati Panitia SanRam serta peserta SanRam.


Friday, July 15, 2011

I interested in this novel when I saw the cover. when I read the title, I was curious to know what the novel story about. I didn't understand what the title means and I couldn't guess what the story was. More over, I wanted to know who the girl is in the cover. I decided to read this novel until the end. The charachters in this novel are Taylor Greer, the woman who found Cherokee tribal daughter. Turtle is a Cherokee tribal daughter. Alice is Taylor's mother. Annawake is a young Cherokee tribal lawyer who asked Taylor to give back Turtle to her family. Jax is Taylor boyfriend. The climacs in this novel is when Taylor and Turtle have to leave their house and they live in motel. Taylor claimed that she was adopted a Cherokee tribal daughter illegally. You should read this novel...

Tuesday, July 12, 2011

Ayah

Saat ku menangis, kau hanya diam berusaha tegar
Tidak seperti Ibu yang ikut menangis
Padahal hatimu menangis melihat buah hatimu bersedih
Saat ku menginginkan sesuatu, kau diam-diam berusaha memberikan
Saat ku sakit, kau hanya menengok ku beberapa kali
Tidak seperti ibu yang terus berada di sampingku
Tapi, ternyata kau lebih merasakan kesakitan ku
Saat ku berhasil, kau hanya tersenyum dan memberi ku selamat
Padahal, hatimu amat senang dan bangga padaku
Saat ku gagal, kau tampak ikhlas dan memahami
Tapi, hatimu sungguh kecewa padaku
Saat ku pergi, kau merelakannya dan tampak tegar
Kau mencoba membuat ibu tenang dan tegar
Padahal hatimu pun sedih dan tak bisa merelakan ku pergi
Kau amat kehilangan ku
Kau sangat merindukan ku
Tapi kau simpan perasaanmu karena kau harus lebih tegar dari ibu
Kau harus terlihat lebih kuat di keluargamu
Ayah ... 
Perasaanmu tak pernah kau tunjukan 
Kau selalu terlihat tenang dan tegar
Tapi hatimu lebih hancur dari pada ibu
Karena kau hanya menyimpan perasaanmu
Tanpa pernah kau tampakan
Kau adalah matahari hidup ku
Selalu menerangi hidupku dan memberi kehangatan jiwaku
Meski kadang kau tak terlihat